Sungai
Sumber air yang mengalir dan sangat dipengaruhi hujan, DAS, penggunaan lahan dan musim.
Pelajari →Perencanaan sumber air harus melihat hubungan antara hidrologi, hidrogeologi, kualitas air, kebutuhan, infrastruktur dan risiko jangka panjang.
Klik setiap tahapan untuk melihat bagaimana air berpindah dari atmosfer menuju DAS, air tanah, badan air, sistem SPAM dan kembali ke lingkungan.
Air berubah dari cair menjadi uap akibat energi matahari.
Radiasi matahari memanaskan permukaan air.
Uap air masuk ke atmosfer.
Menjelaskan asal kelembapan dalam sistem hidrologi.
Tidak seluruh hujan menjadi debit sungai. Air terbagi ke berbagai komponen neraca air.
Air permukaan memiliki dinamika debit dan kualitas yang sangat dipengaruhi kondisi DAS.
Sumber air yang mengalir dan sangat dipengaruhi hujan, DAS, penggunaan lahan dan musim.
Pelajari →Badan air alami dengan waktu tinggal lebih panjang dibandingkan sungai.
Pelajari →Ekosistem lahan basah yang menyimpan dan merespons air secara dinamis.
Pelajari →Di bawah permukaan terdapat sistem hidrogeologi yang kompleks: zona tak jenuh, muka air tanah, akuifer dan aliran groundwater.
Akuifer yang muka air tanahnya relatif bebas mengikuti tekanan atmosfer.
Pelajari →Akuifer berada di antara lapisan dengan permeabilitas rendah.
Pelajari →Akuifer yang masih menerima atau kehilangan air melalui lapisan semi-permeabel.
Pelajari →Pemilihan sumber tidak boleh hanya berdasarkan debit terbesar atau jarak terdekat.
Analisis debit, variasi musim, debit andalan, kebutuhan dan neraca air.
Evaluasi parameter fisik, kimia dan mikrobiologi serta perubahan kualitas antar musim.
Banjir, kekeringan, pencemaran, sedimentasi, intrusi air laut dan perubahan tata guna lahan.
Kompleksitas proses IPAM, kebutuhan bahan kimia, energi, lumpur dan O&M.
Intake, pipa transmisi, elevasi, pompa, reservoir dan akses operasi.
Recharge, ecological flow, perlindungan DAS dan kemampuan sumber bertahan jangka panjang.
Dalam perencanaan sumber air baku, debit maksimum bukan selalu debit yang dapat diandalkan. Yang lebih penting adalah kemampuan sumber menyediakan air pada tingkat keandalan tertentu.
Kekeruhan, warna, bau, rasa, suhu, TSS dan karakteristik visual lainnya.
pH, alkalinitas, kesadahan, Fe, Mn, ammonia, nitrat, nitrit, organik, TDS dan parameter lain.
Indikator mikrobiologis dan keberadaan organisme patogen yang memengaruhi kebutuhan desinfeksi.
Perlindungan sumber merupakan bagian penting dari pengelolaan SPAM. Air baku yang lebih baik akan mengurangi beban pengolahan dan risiko operasional.
Gunakan pendekatan hidrologi, kualitas air, infrastruktur dan risiko untuk menghasilkan keputusan sumber air yang lebih kuat.